Kamis, 01/04/2010 18:11 WIB
JK Mulai Bangun Pabrik Darah Tahun Depan
Gunawan Mashar – detikNews
Jakarta – Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Jusuf Kalla (JK) kini sibuk mengurusi stok darah. Miris dengan rendahnya teknologi dan fasilitas pengolahan darah, JK berencana untuk membuat pabrik darah.

Selain stok darah di Indonesia yang minim, kantong darah saja di Indonesia masih mengimpor dari luar negeri. Indonesia juga belum mempunyai pabrik pengolah darah.

“Kantong darah saja kita impor. Padahal negeri ini punya karet yang banyak, tapi kita ekspor ke luar,” keluh Kalla saat kunjungan ke Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) beberapa waktu lalu.

Dengan alasan ini, JK pun akan membangun pabrik darah. Pabrik darah ini berupa pabrik pembuatan kantong darah, dan pabrik pengolahan darah.

“Selama ini kita buang-buang plasma itu, karena tak punya teknologi. Kita harus ciptakan dan berbuat, dan mengolah untuk ditransfusikan,” jelas JK. Dengan tidak adanya pabrik pengolahan darah, selama ini Indonesia rugi milyaran rupiah tiap tahunnya.

Rencananya, pabrik darah ini akan mulai dibangun JK tahun depan. “Kita bangun pabrik kantong darah dulu, baru pabrik pengolahan darah,” ucapnya.

Untuk pabrik kantong darah, JK berencana akan memproduksi hingga 3 juta kantong. Pada tahun kedua, barulah 4 juta kantong. Namun lokasi pembangunan pabrik belum ditentukan. Menurut JK, nilai investasi sebesar Rp 1 trilyun.

JK kini juga gencar melakukan kampanye donor darah. Sebabnya, stok darah di Indonesia sangat jauh dari stok ideal yang harusnya 2% dari jumlah penduduk. Berarti minimal Indonesia punya stok darah 4 juta kantong. Namun kenyataannya, pada tahun 2009, hanya 0,7 persen.

“Bagaimana seandainya negara ini tiba-tiba dilanda bencana atau perang, mau apa kita,” tutur JK.

http://www.detiknews.com/read/2010/04/01/181130/1330532/10/jk-mulai-bangun-pabrik-darah-tahun-depan