sesuai dengan cerita sebelumnya, SIM (Surat Ijin Mengemudi) mobil di tahan oleh polisi dan bisa di ambil dengan mengikuti sidang tanggal 16 April 2010, akan tetapi karena melihat dendanya yang sampai Rp. 500.000 dan lagian juga sudah habis sampai oktober tahun ini maka saya putuskan pada saat itu untuk tidak mengambilnya karena rugi…. kalo buat baru palingan 500.000 daripada bayar buat sidang yang menghabiskan waktu. lebih baik tunggu saja bulan oktober dan buat baru.. pada saat itu saya menyuruh teman datang ke pengadilan dan ternyata harga yang di katakan pa polisi benar (dalam surat tilang di nyatakan saya kena 2 pasal (melanggar marka dan melawan petugas).

tapi memang karena SIM itu jodoh dengan saya, setelah anak pertama saya lahir ada saudara saya yang cerita bahwa dia baru saja ambil SIM buat motor di pengadilan dan ternyata dendanya cuma Rp.40.000, saya menanyakan kalo untuk mobil berapa? dan dia bilang tidak sampai Rp. 100.000.

ternyata apa yang di bilang itu benar, SIM mobil saya bisa kembali di kantor kejaksaan dengan harga Rp. 50.000, terima bang Amin yang bisa mengembalikan SIM saya… ternyata bang Amin itu lebih sakti dari calo yang ada di sana……